Connect with us

Nasional

RI Diguncang 12 Demo Besar Sepanjang 2025, Ini Deretan Tuntutan Rakyat

Published

on

WARTAKABAR.COM – Jakarta, Sepanjang tahun 2025, Indonesia diguncang gelombang aksi massa yang tak kunjung reda. Sejak Januari hingga September, tercatat sedikitnya 12 demonstrasi besar berlangsung di berbagai daerah. Isu yang diangkat pun beragam, mulai dari ketimpangan ekonomi, kritik terhadap DPR, penolakan RUU TNI, hingga desakan reformasi menyeluruh yang dikenal sebagai gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat.”

Aksi “Indonesia Gelap” menjadi salah satu sorotan di awal tahun, dengan tuntutan terkait kesenjangan ekonomi, akses pendidikan, dan buruknya layanan publik. Tidak lama kemudian, ribuan massa turun ke jalan menolak RUU TNI yang dinilai membuka peluang kembalinya dwifungsi militer serta mengancam prinsip supremasi sipil. Gelombang aksi terbesar kemudian muncul lewat gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” yang menyuarakan 17 tuntutan jangka pendek dan 8 agenda reformasi jangka panjang.

Dalam 17 tuntutan jangka pendek, masyarakat mendesak penarikan TNI dari pengamanan sipil, pembebasan para demonstran, investigasi atas kematian aktivis Affan Kurniawan, moratorium kenaikan tunjangan DPR, serta perlindungan pekerja dari ancaman PHK massal. Sementara itu, 8 tuntutan jangka panjang meliputi audit menyeluruh terhadap DPR, reformasi sistem perpajakan, penguatan Komnas HAM, hingga pembentukan lembaga pengawas independen.

Gerakan ini tidak hanya digalang oleh mahasiswa dan aktivis, tetapi juga melibatkan komunitas sipil hingga influencer media sosial, dan telah mendapat dukungan lebih dari 200 organisasi di seluruh Indonesia. Banyak pengamat menilai, maraknya aksi sepanjang tahun ini menjadi sinyal krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Kritik keras tak hanya diarahkan pada DPR, tetapi juga terhadap aparat yang dinilai represif dalam menghadapi aspirasi rakyat.

Dengan 12 demonstrasi besar yang mewarnai perjalanan 2025, suara rakyat semakin jelas terdengar. Tuntutan mereka tidak lagi sebatas wacana, melainkan desakan nyata agar pemerintah memperbaiki tata kelola, menjalankan reformasi, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pemudik Bahagia, Pelayanan Humanis Petugas Warnai Mudik 2026

Published

on

By

Petugas Polres Pasuruan Kota melayani pemudik secara humanis di Rest Area 792A saat mudik 2026

WARTAKABAR.COM, Minggu (22/3/2026) — Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Pasuruan Kota terpantau lancar. Sejumlah pemudik yang singgah di Rest Area 792A mengaku merasa terbantu dengan kehadiran petugas, sehingga perjalanan menuju kampung halaman berjalan aman dan nyaman.

Salah satu pemudik, Widyatmoko, warga Bandung yang hendak menuju Malang, mengungkapkan pengalamannya saat beristirahat di rest area tersebut. Ia menilai perjalanan mudik tahun ini lebih tertib dan lancar dibanding tahun sebelumnya.

“Saya dari Bandung menuju Malang, alhamdulillah perjalanan lancar. Di rest area ini juga terasa aman dan nyaman, petugasnya sigap membantu. Jadi kami bisa istirahat dengan tenang sebelum lanjut perjalanan,” ujar Widyatmoko.

Ia juga menilai pendekatan petugas di lapangan terasa berbeda karena lebih komunikatif dan humanis, sehingga pemudik merasa lebih diperhatikan selama perjalanan.

“Petugasnya komunikatif dan humanis. Mereka tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga aktif menyapa dan membantu kami. Ini membuat suasana mudik jadi lebih nyaman,” tambahnya.

Kelancaran arus mudik di Rest Area 792A tidak lepas dari peran aktif petugas dari Polres Pasuruan Kota yang berjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari pengaturan lalu lintas hingga bantuan informasi, petugas terlihat siaga di sejumlah titik.

Dialog petugas dan pemudik di Rest Area 792A Pasuruan Kota

Sementara itu, Kepala Pos Pengamanan (Ka Pos PAM) Rest Area 792A, IPTU Danny Rizar Ramadhan, S.Tr.K, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik berlangsung. Pengamanan dan pelayanan difokuskan pada titik-titik strategis, termasuk rest area yang menjadi tempat istirahat pemudik.

“Rest area menjadi titik penting karena banyak pemudik berhenti untuk beristirahat. Kami pastikan situasi tetap aman, tertib, dan nyaman, serta memberikan pelayanan secara humanis kepada masyarakat,” ujarnya.

Kelancaran arus lalu lintas dan kesiapan petugas berdampak langsung pada kenyamanan pemudik. Banyak di antara mereka mengaku perjalanan tahun ini lebih menyenangkan karena minim hambatan.

Selain sebagai tempat beristirahat, Rest Area 792A juga menjadi lokasi interaksi antara petugas dan masyarakat, menciptakan suasana yang lebih hangat dan bersahabat selama momentum mArus mudik di wilayah Pasuruan Kota diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Namun, dengan kesiapan petugas dan kondisi lalu lintas yang relatif lancar, masyarakat diimbau tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama perjalanan. (Ryt)

Continue Reading

Berita

Mudik 2026 di Jawa Timur Berjalan Lancar, Pemudik Apresiasi Layanan Petugas di Rest Area 792A Pasuruan Kota

Published

on

By

Mudik lancar, pemudik apresiasi petugas

WARTAKABAR.COM, Jawa Timur – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur dilaporkan berjalan lancar dan terkendali. Kelancaran ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari petugas kepolisian, pengelola jalan tol, hingga layanan di rest area yang optimal dalam melayani para pemudik.Salah satu titik yang mendapat perhatian positif dari para pemudik adalah Rest Area 792A yang berada di wilayah Pasuruan Kota.

Rest area ini dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan tol, terutama dalam menghadapi perjalanan jarak jauh yang melelahkan.Berdasarkan pantauan di lapangan, fasilitas di Rest Area 792A terjaga dengan baik, mulai dari area parkir yang tertata, kebersihan toilet, hingga ketersediaan tempat istirahat yang memadai.

Selain itu, kehadiran petugas yang sigap dan ramah turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Salah satu pemudik, Bambang Mulyono, warga Tangerang, Banten, yang melakukan perjalanan menuju Denpasar, Bali, mengaku puas dengan kondisi arus mudik tahun ini. Ia menyebut perjalanan yang ditempuh terasa lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.“Perjalanan tahun ini terasa lebih lancar. Tidak ada kemacetan berarti, dan petugas di lapangan sangat membantu,” ujar Bambang saat ditemui di Rest Area 792A.

Apresiasi pemudik terhadap petugas rest area 792A

Ia juga memberikan apresiasi khusus terhadap pelayanan di rest area tersebut. Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat mendukung kebutuhan pemudik yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan panjang.“Rest Area 792A ini sangat nyaman. Tempatnya bersih, tertata rapi, dan petugasnya ramah. Kami jadi bisa istirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali,” tambahnya.

Kelancaran arus mudik di Jawa Timur tahun ini dinilai sebagai hasil dari peningkatan koordinasi dan persiapan yang matang dari berbagai pihak. Pengaturan lalu lintas yang efektif serta penyediaan fasilitas pendukung yang memadai menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

Pihak terkait juga terus mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kondisi fisik, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.Dengan kondisi yang kondusif ini, diharapkan arus balik Lebaran 2026 juga dapat berjalan dengan aman dan lancar seperti halnya arus mudik yang telah berlangsung. (Ryt)

Continue Reading

Berita

Jawa Timur Jadi Episentrum Arus Mudik 2026, Pemprov Siapkan 24,9 Juta Pemudik

Published

on

By

Arus mudik ke Jawa Timur 2026 di jalur Trans‑Jawa
Jawa Timur Jadi Episentrum Arus Mudik 2026 – 24,9 Juta Pemudik Masuk Jatim

Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu provinsi tujuan mudik terbesar di Indonesia pada Lebaran 2026. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkirakan sekitar 24,9 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jatim selama masa Angkutan Lebaran, atau sekitar 17,3 persen dari total pergerakan nasional.

Menurut Kementerian Perhubungan, total pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut, sekitar 27,29 juta orang diproyeksikan mengarah ke Jawa Timur, menjadikannya provinsi tujuan mudik kedua terbesar setelah Jawa Tengah.

Gabungan pergerakan keluar–masuk Jatim mencapai 44,41 juta orang, terdiri dari 27,29 juta pemudik masuk dan 17,12 juta pergerakan keluar Jatim, sehingga arus mudik di Pulau Jawa sebagian besar “melewati” atau “berakhir” di Jawa Timur.Satu‑satunya kota di Jatim yang masuk kategori tujuan utama nasional adalah Surabaya, yang diproyeksikan akan menerima sekitar 732 ribu pemudik selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Puncak arus mudik ke Jawa Timur diperkirakan terjadi pada 17–18 Maret 2026, sedangkan periode arus balik diprediksi berlangsung pada 27 Maret 2026, dengan puncak kedua pada rentang 28–29 Maret 2026 sesuai proyeksi pemerintah pusat.Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan sektor transportasi, BBM, kesehatan, dan keamanan disiapkan optimal untuk menghadapi lonjakan ini.

Pemprov juga menyiapkan posko mudik, penambahan armada bus, kereta api, kapal penyeberangan, serta antisipasi kemacetan di jalur utama seperti Trans‑Jawa dan jalur menuju Surabaya, Malang, dan Jember.Jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur selama masa Angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai 7,7 juta orang, naik sekitar 5,19 persen dibanding periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.

Angka ini mencakup perjalanan menggunakan bus, kereta api, kapal penyeberangan, pesawat, dan moda transportasi lain.

Pemerintah pusat dan Pemprov Jatim juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, PLN, dan instansi terkait jalan raya, untuk memastikan jalan aman, tol lancar, dan posko kesehatan siap di jalur mudik. (ryt)

Continue Reading

Trending